merokok meningkatkan risiko corona
Photo by Macau Photo Agency on Unsplash

Coronavirus (CoV) adalah keluarga besar virus yang menyebabkan penyakit mulai dari flu biasa hingga penyakit yang lebih parah seperti Middle East Respiratory Syndrome (MERS-CoV) dan Severe Acute Respiratory Syndrome (SARS-CoV). Penyakit Coronavirus (COVID-19) adalah jenis baru yang ditemukan pada tahun 2019 dan belum pernah diidentifikasi pada manusia. Fakta baru menunjukan bahwa merokok bisa meningkatkan risiko terjangkit Corona loh.

Tanda-tanda umum terinfeksi seperti gejala pernapasan, demam, batuk, sesak napas dan kesulitan bernafas. Pada kasus yang lebih parah, infeksi dapat menyebabkan pneumonia, sindrom pernapasan akut, gagal ginjal, dan bahkan kematian.

Penting untuk menjaga tangan kamu bersih untuk menghentikan penyebaran virus. Virus dapat berpindah dari tangan ke tangan, dan kita sering menyentuh wajah kita. Rekomendasi standar untuk mencegah penyebaran infeksi termasuk mencuci tangan secara teratur, menutupi mulut dan hidung ketika batuk dan bersin, memasak daging dan telur dengan saksama. Hindari kontak dekat dengan siapa pun yang menunjukkan gejala penyakit pernapasan seperti batuk dan bersin.

Apa kamu tahu merokok bisa meningkatkan risiko terjangkit Corona?

Jika kamu merokok, penting untuk segera berhenti merokok. Orang yang merokok lima kali lebih mungkin terkena flu dan dua kali lebih mungkin terkena pneumonia dan meningkatkan risiko terjangkit Corona. Berhenti merokok adalah salah satu cara terbaik untuk melindungi diri dari infeksi virus, seperti Coronavirus. Ketika paru-paru seseorang terkena flu atau infeksi lain, efek buruk dari merokok jauh lebih serius daripada di antara orang-orang yang tidak merokok.

Mungkin sulit untuk mengubah kebiasaan jangka panjang, seperti apa yang kamu makan, seberapa banyak kamu berolahraga atau merokok. Kamu tidak harus melakukannya sendiri. Dengan dukungan dari teman, keluarga dan terapi yang tepat, kamu lebih mungkin untuk berhasil.

Terapi penggantian nikotin (nicotine replacement therapy atau NRT) hadir dalam berbagai bentuk dan membantu kamu mengatasi mengidam rokok. Semua terapi ini bisa melepaskan nikotin ke dalam aliran darah kamu dengan cara yang aman. Media terapi termasuk plester, permen karet, atau semprotan.

Salah satu cara yang bisa kamu lakukan untuk berhenti merokok agar tidak meningkatkan risiko terjangkit Corona adalah dengan menggunakan perangkat bantuan seperti NCIG. Perangkat NCIG2 dirancang khusus oleh mantan perokok yang menyediakan solusi total berhenti merokok. Yuk, berhenti merokok untuk kamu tidak meningkatkan risiko terjangkit Corona.

Dapatkan di sini![/N]